Apa Saja yang Dikerjakan Jasa SEO?

Apa Saja Yang Dikerjakan Jasa SEO

Cara kerja jasa SEO mencakup analisis bisnis, audit website, riset kata kunci, perbaikan teknis, optimasi halaman, pengembangan konten, serta evaluasi hasil. Seluruh proses tersebut bertujuan membantu website ditemukan oleh calon pelanggan yang relevan melalui pencarian organik.

Namun, apa yang sebenarnya dilakukan setelah Anda membayar layanan SEO? Apakah hanya membuat artikel, memasang keyword, atau menambahkan backlink?

Memahami pekerjaan jasa SEO membantu Anda menilai proposal dan memantau pelaksanaannya. Dengan demikian, Anda dapat melihat hubungan antara aktivitas optimasi, perkembangan website, dan kebutuhan bisnis.

Bagaimana Cara Kerja Jasa SEO?

Jasa SEO bekerja dengan mencari hambatan dan peluang pada website, kemudian menyusun prioritas perbaikan berdasarkan tujuan bisnis. Setelah perubahan diterapkan, tim SEO memantau dampaknya untuk menentukan langkah berikutnya.

Sebagai contoh, website distributor mungkin sudah memiliki banyak pengunjung, tetapi sebagian besar datang dari artikel umum. Sementara itu, halaman produk yang berpotensi menghasilkan permintaan penawaran justru sulit ditemukan.

Dalam kondisi tersebut, prioritasnya bisa berupa perbaikan halaman produk, pemetaan keyword komersial, dan penambahan internal link dari artikel terkait. Jadi, keputusan optimasi perlu mengikuti masalah yang ditemukan.

Alur pengerjaan SEO umumnya berlangsung sebagai berikut:

TahapContoh pekerjaanHasil kerja yang dapat diperiksa
Memahami bisnisMembahas produk, pelanggan, dan targetTujuan serta ruang lingkup proyek
Audit websiteMemeriksa teknis, konten, dan performaTemuan masalah dan prioritas perbaikan
Riset keywordMengelompokkan pencarian sesuai kebutuhan penggunaKeyword mapping dan halaman tujuan
ImplementasiMemperbaiki halaman, konten, serta strukturCatatan perubahan dan halaman yang diperbarui
EvaluasiMembandingkan performa dan hasil bisnisLaporan, analisis, dan rencana berikutnya

Rincian layanan bisa berbeda antara satu penyedia dan lainnya. Karena itu, pastikan siapa yang melakukan implementasi: tim SEO, pengembang website, atau tim internal Anda.

1. Memahami Bisnis dan Menentukan Target SEO

Sebelum mengubah website, penyedia jasa SEO perlu memahami produk atau layanan Anda, siapa pembelinya, wilayah pemasaran, dan keunggulan bisnis.

Pembahasan awal juga sebaiknya mencakup produk prioritas serta tindakan yang diharapkan dari pengunjung. Misalnya, mengisi formulir, menghubungi WhatsApp, meminta penawaran, atau membeli produk.

Selanjutnya, tujuan tersebut diterjemahkan menjadi indikator yang bisa dipantau. Untuk bisnis B2B, jumlah permintaan penawaran yang relevan mungkin lebih berguna daripada sekadar kenaikan pengunjung.

Dengan target yang jelas, strategi SEO website memiliki arah. Anda pun lebih mudah menilai apakah pekerjaan yang dilakukan mendukung kebutuhan bisnis.

2. Melakukan Audit SEO Website

Audit SEO adalah pemeriksaan untuk mengetahui kondisi website sebelum menentukan tindakan optimasi. Pemeriksaan ini membantu membedakan masalah yang mendesak dari perbaikan yang dapat dijadwalkan kemudian.

Sebagai contoh, halaman layanan yang tidak sengaja diberi instruksi noindex perlu diperiksa lebih dahulu daripada perubahan kecil pada deskripsi gambar.

Audit biasanya meninjau:

  • Akses mesin pencari terhadap halaman penting
  • Status pengindeksan dan kendala teknis
  • Struktur navigasi serta hubungan antarhalaman
  • Kelengkapan dan relevansi konten
  • Kenyamanan penggunaan website pada perangkat seluler
  • Data pencarian dan halaman yang sudah mendatangkan pengunjung

Hasil audit yang berguna memuat masalah, halaman terdampak, alasan perbaikan, dan usulan tindakan. Selain itu, pembagian prioritas membantu anggaran serta waktu pengerjaan digunakan secara terarah.

3. Melakukan Riset Keyword dan Analisis Kompetitor

Riset keyword bertujuan menemukan cara calon pelanggan mencari informasi, membandingkan pilihan, dan mencari penyedia layanan.

Misalnya, “apa itu SEO” menunjukkan kebutuhan edukasi. Sebaliknya, “jasa SEO untuk toko online” menunjukkan ketertarikan yang lebih dekat dengan penggunaan layanan.

Karena itu, pemilihan kata kunci perlu mempertimbangkan maksud pencarian atau search intent, relevansi bisnis, persaingan, dan peluang menghasilkan pelanggan. Volume pencarian merupakan salah satu pertimbangan, bukan satu-satunya dasar keputusan.

Tim SEO kemudian menyusun keyword mapping, yaitu memetakan kelompok kata kunci ke halaman yang paling sesuai. Frasa dengan kebutuhan serupa dapat dibahas pada satu halaman, sedangkan kebutuhan yang berbeda mungkin memerlukan halaman tersendiri.

Selain itu, analisis kompetitor membantu melihat jenis halaman yang bersaing, pertanyaan yang belum terjawab, dan informasi yang bisa disajikan dengan lebih baik.

4. Memperbaiki Technical SEO

Technical SEO berfokus pada kondisi teknis yang memengaruhi akses, pemahaman, dan penggunaan website.

Pekerjaannya dapat mencakup pemeriksaan sitemap, robots.txt, tag canonical, redirect, halaman error, serta konten penting yang bergantung pada JavaScript. Namun, tindakan yang diperlukan tetap mengikuti hasil audit.

Contohnya, URL produk yang berubah mungkin membutuhkan pengalihan ke halaman pengganti yang relevan. Sementara itu, beberapa versi URL dengan isi serupa perlu diperiksa agar sinyal halaman utamanya konsisten.

Tim SEO juga dapat berkoordinasi dengan pengembang untuk memperbaiki waktu muat, tata letak yang bergeser, atau elemen yang tidak berfungsi di perangkat seluler.

Setelah implementasi, perubahan perlu diuji. Perbaikan kecepatan, misalnya, tetap harus memastikan menu, formulir, dan konten utama berfungsi dengan baik.

5. Mengoptimalkan SEO On Page

SEO on page merupakan optimasi pada halaman agar isi dan tujuannya lebih jelas bagi pengunjung serta mesin pencari.

Pekerjaan ini biasanya mencakup penyuntingan judul, heading, paragraf pembuka, gambar, tautan internal, dan informasi utama.

Pada halaman jasa, misalnya, tim SEO dapat memperjelas cakupan layanan, proses pengerjaan, wilayah layanan, serta cara menghubungi bisnis. Sementara itu, halaman produk memerlukan informasi seperti spesifikasi, kegunaan, dan pilihan pembelian.

Keyword utama serta variasinya digunakan sesuai konteks. Pengulangan frasa yang berlebihan justru dapat mengganggu keterbacaan.

Judul dan meta description juga disusun agar menggambarkan isi halaman dengan tepat. Dengan begitu, calon pengunjung mendapatkan gambaran yang jelas sebelum membuka website.

6. Mengembangkan dan Memperbarui Konten

Pengembangan konten dapat berupa pembuatan halaman baru maupun penyempurnaan halaman yang sudah ada.

Sebelum menulis, tim SEO perlu menentukan tujuan konten, pembacanya, pertanyaan yang harus dijawab, dan hubungannya dengan halaman lain. Hasil perencanaan ini biasanya dituangkan dalam brief konten.

Sebagai ilustrasi, website penyedia jasa dapat memiliki artikel tentang proses pengerjaan, biaya, waktu yang dibutuhkan, dan cara memilih penyedia layanan. Masing-masing membahas kebutuhan pembaca yang berbeda.

Sementara itu, pembaruan konten bisa dilakukan dengan memperbaiki informasi usang, menambahkan contoh, menjelaskan istilah teknis, atau melengkapi jawaban yang masih terlalu umum.

Konten yang baik membantu pembaca menyelesaikan kebutuhannya. Karena itu, panjang artikel sebaiknya mengikuti kedalaman pembahasan, bukan sekadar mengejar jumlah kata.

7. Menata Struktur Website dan Internal Link

Struktur website membantu pengunjung memahami hubungan antara kategori, produk, layanan, dan artikel.

Misalnya, artikel tentang pemilihan mesin kopi dapat mengarahkan pembaca ke kategori mesin kopi yang relevan. Dari halaman kategori, pengunjung kemudian dapat membandingkan produk.

Dalam proses optimasi SEO, tim dapat menambahkan tautan internal, memperbaiki navigasi, dan mencari halaman penting yang sulit dijangkau dari halaman lain.

Teks tautan juga perlu menjelaskan halaman tujuan secara alami. Dengan demikian, pembaca mengetahui informasi yang akan diperoleh ketika mengekliknya.

Penataan ini perlu memperhatikan kenyamanan pengguna. Menambahkan terlalu banyak tautan tanpa hubungan yang jelas justru membuat halaman terasa berantakan.

8. Mengembangkan SEO Off Page dan Reputasi Bisnis

SEO off page mencakup aktivitas di luar website yang berkaitan dengan keberadaan serta reputasi bisnis di internet.

Bentuk pekerjaannya dapat berupa promosi sumber informasi yang bermanfaat, publikasi melalui kolaborasi relevan, dan pengembangan peluang liputan. Jika backlink termasuk dalam layanan, sumber serta metode perolehannya perlu dijelaskan.

Sebagai contoh, bisnis dapat membuat panduan berdasarkan pengalaman lapangan yang layak dirujuk oleh publikasi industri. Pendekatan ini membutuhkan materi yang memang berguna bagi audiensnya.

Hindari menilai layanan hanya dari jumlah backlink yang dijanjikan. Anda perlu mengetahui relevansi situs sumber, konteks penempatan, dan alasan aktivitas tersebut dilakukan.

Untuk bisnis berbasis wilayah, optimasi profil bisnis serta konsistensi informasi kontak juga dapat masuk dalam cakupan SEO lokal, sesuai kesepakatan layanan.

9. Menyiapkan Konten untuk AI Search dan AI Overviews

Optimasi AI Search berupaya membuat informasi bisnis mudah ditemukan, dipahami, dan diverifikasi ketika sistem pencarian menyusun jawaban.

Pekerjaan yang relevan antara lain memperjelas identitas bisnis, memberikan jawaban langsung atas pertanyaan pelanggan, mencantumkan sumber untuk klaim faktual, dan menampilkan pengalaman nyata yang dapat dibuktikan.

Misalnya, penjelasan tentang proses layanan akan lebih berguna jika menyebutkan tahapan, hasil kerja, serta batas cakupannya secara konkret.

Google menjelaskan bahwa praktik dasar SEO tetap relevan untuk fitur pencarian berbasis AI. Oleh karena itu, perhatian terhadap kualitas konten dan kondisi website tetap diperlukan.

Namun, format FAQ, tabel, atau paragraf ringkas tidak menjamin website akan dikutip. Penyedia jasa perlu membedakan pekerjaan optimasi yang dilakukan dari hasil kemunculan yang masih bergantung pada sistem platform.

10. Memantau Performa dan Membuat Laporan SEO

Setelah perubahan diterapkan, tim SEO memantau perkembangan menggunakan data yang tersedia, misalnya dari Google Search Console dan alat analitik website.

Metrik yang dipilih perlu berhubungan dengan tujuan proyek:

MetrikPertanyaan yang dibantu dijawab
Impresi pencarianApakah halaman semakin sering muncul?
Klik organikApakah pencarian mendatangkan kunjungan?
Performa query dan halamanTopik atau halaman mana yang berkembang?
Konversi terukurApakah pengunjung melakukan tindakan yang ditargetkan?
Kualitas prospekApakah permintaan yang masuk sesuai target bisnis?

Pelacakan konversi perlu dikonfigurasi dengan benar. Klik tombol WhatsApp, misalnya, menunjukkan tindakan awal, tetapi belum membuktikan terjadinya percakapan atau penjualan.

Laporan SEO yang berguna menjelaskan pekerjaan selesai, perubahan performa, kendala, dan prioritas berikutnya. Jika hasil belum berkembang, laporan seharusnya membantu menjelaskan kemungkinan penyebabnya.

Apa yang Dikerjakan Jasa SEO Setiap Bulan?

Pekerjaan SEO bulanan mengikuti kondisi website dan hasil evaluasi sebelumnya. Pada tahap awal, fokus bisa berada pada audit serta perbaikan fondasi. Setelah itu, perhatian dapat bergeser ke pengembangan konten dan penyempurnaan halaman prioritas.

Contoh agenda bulanan mencakup memperbarui halaman layanan, menerbitkan konten pendukung, memperbaiki internal link, dan memeriksa masalah teknis baru.

Namun, jumlah pekerjaan perlu disepakati secara konkret. Pastikan proposal menjelaskan halaman yang ditangani, cakupan penulisan, tanggung jawab implementasi, serta jadwal pelaporan.

Sebagian layanan hanya memberikan rekomendasi. Sebagian lainnya mencakup pelaksanaan langsung. Perbedaan tersebut memengaruhi sumber daya yang perlu Anda siapkan.

Memilih Layanan SEO dengan Proses yang Jelas

Memahami cara kerja jasa SEO membantu Anda menilai pekerjaan berdasarkan kebutuhan website. Sebelum memulai, mintalah penjelasan tentang prioritas, hasil kerja yang akan diterima, tanggung jawab masing-masing pihak, dan ukuran keberhasilannya.

Jika Anda membutuhkan bantuan, pelajari layanan SEO Service Profesional kami untuk mendiskusikan kebutuhan optimasi website Anda. Gunakan kondisi website dan tujuan bisnis sebagai dasar pembahasan agar ruang lingkup pekerjaan lebih terarah.

FAQ tentang Cara Kerja Jasa SEO

Tidak. Pekerjaannya dapat mencakup strategi, audit, riset keyword, optimasi teknis, perbaikan halaman, dan evaluasi performa. Artikel serta backlink hanyalah bagian dari kemungkinan cakupan layanan.

Tidak ada penyedia yang dapat menjamin posisi pertama di Google. Google sendiri mengingatkan pemilik website untuk berhati-hati terhadap jaminan tersebut. Komitmen yang dapat dinilai mencakup ruang lingkup pekerjaan, transparansi proses, dan pelaporan.

Waktunya bervariasi sesuai kondisi awal website, persaingan, jenis perbaikan, dan kecepatan implementasi. Perubahan teknis dapat selesai lebih dahulu, sedangkan dampaknya terhadap kunjungan serta prospek memerlukan pemantauan bertahap. Baca selengkapnya Waktu Hasil SEO Terlihat

Siapkan informasi produk, target pelanggan, wilayah layanan, dan prioritas bisnis. Selain itu, sediakan akses kerja sesuai kebutuhan serta penanggung jawab yang dapat membantu persetujuan konten dan perubahan website.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share with